Strategi Produksi dan Struktur Ideologi dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban

Muhammad Surahman Djunuhi(1*)

(1) Gadjah Mada University
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi produksi yang termaktub pada konstituen ekternal dan struktur ideologi teks yang ada pada konstituen internal dalam novel Perempuan Berkalung Sorban (PBS) karya Abidah El-Khalieqy dengan menggunakan konsep Terry Eagleton. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) novel PBS telah melewati proses produksi material eksternal, dengan strategi sebagai berikut; pada masa reformasi, ideologi-ideologi dalam novel PBS telah menjadi buah artikulasi kekuasaaan. Untuk melewati sensor produksi yang ketat, pengarang mengangkat tema-tema romantisisme, humanisme serta pola sosial realisme dalam masyarakat pesantren yang dirangkai secara estetik oleh pengarang dalam PBS layaknya novel-novel populer pada umumnya. (2) Konstituen internal mengungkap struktur ideologi PBS berhubungan dengan insiden-insiden historis yang dimaksudkan sebagai kritik terhadap rezim kekuasaan, khususnya masyarakat komunal pesantren yang identik dengan ideologi patriarki. Ini dilakukan dengan langkah menegosiasikan ideologi subordinatif atau resisten, yakni feminisme, humanism, dan seksualisme terhadap ideologi dominan,ideologi patriarki yang konservatif dan represif pada tindak tanduk perempuan.

[Production Strategy and Ideological Structure in Perempuan Berkalung Sorban] This study aims to describe the production strategy in the external constituents and the texts ideological structure in the internal constituents in the novel Perempuan Berkalung Sorban (PBS), written by Abidah El-Khalieqy by using Terry Eagletons concept. The method used is descriptive qualitative. The results of the research prove that (1) the PBS has passed through an external material production process, by following strategies. During the reformation period, the ideologies in the PBS novel had become the articulation of power. To get past the strict censorship of production, the PBSs author raises the themes of romanticism, humanism and social realism in the pesantren society which are arranged aesthetically by the authors in PBS like popular novels in general. (2) The internal constituents reveal the ideological structure of the PBS in relation to historical incidents which are intended to be a criticism on the regime of power, especially the pe-santren communal society which is identical to the patriarchal ideology. This is done by negotiating challenging ideologies, namely feminism, humanism and sexualism against the dominant ideology which is a patriarchal ideology that is conservative and repressive towards women's behavior.

Keywords: ideological structure; production strategy; Terry Eagelton


Keywords


struktur ideologi; strategi produksi; Terry Eagelton

Full Text:

PDF

References


Agus, A. A. (2016). “Relevansi Ideologi Sebagai Ideologi Terbuka”. Jurnal Office, 2(2), 229-238.

Achmad, S.W. (2018). Menguak Sosok Novelis dibalik “Perempuan Berkalung Sorban”. Diperoleh tanggal 25 Februari 2019 dari https://www. kompasiana.com/achmadeswa/ menguak-sosok-novelis-perempuan-berkalung-sorban.

Al-Fariyani, A. (2012). Perempuan Berkalung Sorban dalam Kajian Sosiologi Sastra. Diperoleh tanggal 25 Februari 2019 dariCyonsa91. blogspot.com/201204/perempuan-berkalung-sorban-dalam-kajian.

Eagleton, T. (1978). Criticism and Ideology: A Study in Marxist Theory. London: Verso.

Eagleton, T., & Milne, D. (1996). Marxist Literary Theory. A Reader. Oxford: Blackwell Publishers.

El-Khaliqy, A. (2001). Perempuan Berkalung Surban. Cet. 1. YKF & The Ford Foundation

El-Khaliqy, A. (2008). Perempuan Berkalung Surban. Cet. 2. Yogyakarta: Arti Bumi Intaran.

Ernas, S., & Siregar, F. M. (2010). “Dampak Keterlibatan Pesantren Dalam Politik: Study Kasus Pesantren di Yogyakarta”. Jurnal Kontekstualita, 25 (2), 195-224.

Fadilah, N. (2019). “Tantangan dan Penguatan Ideologi Pancasila dalam Mengahadapi Era Revolusi Industri 4.0”. Journal of Digital Education, 2(2), 66-78.

Faruk. (2001). Beyond Imagination: Sastra Mutakhir dan Ideologi. Yogyakarta: Gama Media Offset

Faruk. (2016). Pengantar Sosiologi Sastra: dan Strukturalisme Genetik Sampai Postmodernisme (IV). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fordfoundation. (10 Januari 2019). About Ford. Diperoleh tanggal 25 Februari 2019 dari www.fordfoundation.org.

Kadaryati.(2014). Peran Pengarang dalam Mewujudkan Keadilan Gender. Jurnal Bahtera, 1 (1), 1-11.

Kamila, A., Udasmoro, W., & Noviani, R. (2016). Resistensi Perempuan terhadap Tradisi-Tradisi di Pesantren Analisi Wacana Kritis terhadap Novel Perempuan Berkalung Sorban. Jurnal Kawistara, 6 (2), 113-224.

Mariti, S. (2011). “Perempuan Berkalung Sorban”. Kajian Ekranisasi. Jurnal Semiotika, 12(2), 117-124.

Mustikawati, A. (2011). “Perempuan Berkalung Sorban: Gambaran Perlawanan terhadap Patriarki di Ruang Tradisi Pesantren di Jawa Timur”. Jurnal Widyariset, 14 (1), 93-100.

Muzakka, M. (2010). Perjuangan Perempuan Melawan Hegemoni Patriarki: Kajian terhadap Novel Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El-Khalieqy. Jurnal Perjuangan Perempuan, 34 (2), 128-138

Pratiwi, L A. (2015). “Megawati Soekarno Putri Presiden Wanita di Indonesia”.Jurnal Pattingalloang, 2 (1), 8-14.

Ridwan. (2006). Kekerasan Berbasis Gender. Purwokerto: Pusat Studi Gender.

Ronidin. (2016). “Gerakan Sastra Keagamaan di Indonesia Sesudah Reformasi 1998”. Jurnal Puitika, 12( 1), 79-90.

Sofyan, A. (2013). “Pemaknaan Demokrasi di Era Reformasi: Opini Masyarakat Jawa Tengah terhadap Demokrasi Saat Ini”. Junal Politika, 4(2), 5-13.

Suryawan, Y. (8 April 2013). Apakah Era Reformasi Hanya Memberi Harapan Semu? Diperoleh tanggal 25 Februari 2019 dari https://grobogan.go.id /info/artikel/569-apakah-era-refor-masi-hanya-memberi-harapan-semu

Sutrisnawati.(2016). Analisis Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa dan Implikatur Percakapan Dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El-Khaliqy. (Skripsi). Universitas Maritim, Tanjungpinang.

Wildan. (2014). “Resistensi dan Model Kesetraan Gender dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban”. Jurnal Kandai, 10(2), 216-230.

Yudistianti & Nurina. (2010). Representasi Ideologi Patriarki dalam Film Indonesia: Analasis Semiotika Roland Barthes Film Indonesia Perempuan Berkalung Sorban Sutradara Hanung Baramantyo. (Tesis). Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Yusuf, I. A. (2010). Pelarangan Buku di Indonesia: Sebuah Paradoks Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi. Jakarta: Fredrich Ebert Stifyung & Pramedia.




DOI: https://doi.org/10.24257/atavisme.v23i2.697.175-188

Article metrics

Abstract views : 250 | views : 172

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats