Telaah Estetika dalam Novel Nayla Karya Djenar Maesa Ayu

Sugiarti Sugiarti(1*)

(1) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang
(*) Corresponding Author

Abstract


Sebuah karya sastra adalah produk kreativitas seorang pengarang dalam memandang kehidupan dan lingkungan sosial ketika karya tersebut diperkenalkan. Dalam proses kreatifnya, seorang pengarang melakukan kerja keras dan serius dalam berbagai dimensi kehidupan dengan realisasi estetiknya dan berujung pada proses imajinatif, kontemplatif, reaktif, reflektif, dan refraktif. Ini dilakukan untuk merepresentasikan karya-karya sastra pengarang. Oleh karena itu, estetika diinternalisasikan ke dalam karya-karya sastra beserta genrenya. Masalah estetika sastra adalah aspek menarik untuk diteliti karena mewarisi gagasan kontemporer mengenai simbol dan pengalaman estetik dengan sifat uniknya. Dalam perjalanan kontemplasinya, seorang pengarang terkadang dihadapkan pada sebuah kontradiksi antara konvensi dan kreasi yang membuat pembacanya terkejut. Fenomena yang hampir sama terjadi dalam novel berjudul Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Dalam novel ini, pengarang memiliki semacam kesensitifan untuk menghadapi sebuah objek dan kemampuan untuk menyerap makna keindahan. Keindahan tersebut ditata dengan menghubungkan sifat subjek dan objek melalui keterampilan dalam menata dan mengombinasikan bahasa. Itulah cara bagaimana seorang pengarang bekerja dalam koridor estetika untuk mengekspos konflik, perjuangan, dan dominasi dalam teks sastra.

Abstract:
A literary work is an author creativity product in seeing life and social environment in the time when the work is introduced. In his creative process, an author performs a hard and serious work on various life dimensions with their esthetic realization that ends in the imaginative, contemplative, reactive, reflective, and refractive process. This is done to represent the author’s literary works. Therefore, esthetics is internalized in the literary works along with their genres. The issues on esthetics in literature are interesting aspects to investigate since they inherit contemporary ideas pertaining to symbols and esthetic experience with its unique features. In his journey of contemplation, an author is sometimes confronted with a contradiction between convention and creation that makes the readers get surprised. Almost similar phenomenon takes place in the novel entitling Nayla written by Djenar Maesa Ayu. In this novel, the author has a kind of sensitivity to face an object and ability to absorb the sense of beauty. The beauty is arranged by relating the nature of subject and object through the skills in arranging and combining languages. That is the way how an author works in esthetic corridor to expose conflicts, struggles, and domination in literary texts.

Keywords: creative process, esthetics, reality of subject and object

Keywords


proses kreatif; estetika; realita subjek dan objek

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24257/atavisme.v12i1.158.65-76

Article metrics

Abstract views : 1295 | views : 3346

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats