Memahami Tanda-Tanda Kehancuran Kerajaan Majapahit dalam Novel Sabda Palon Pudarnya Surya Majapahit: Tragedi Cinta Selir Cina.

Silvia Rosa(1*), Surya Dewi Fatma(2)

(1) Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, Kota Padang, Indonesia
(2) Pascasarjana Program Studi Ilmu Sastra, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini membahas lima penanda penting dalam novel Sabda Palon Pudarnya Surya Majapahit yang berkorelasi dengan keruntuhan kerajaan setelah dipimpin oleh Bhre Kertabhumi. Kelima penanda tersebut adalah: bulan berwarna merah semangka; sekumpulan bintang mengitari bulan berwarna merah; bayangan kebakaran Kedathon Majapahit dalam semedhi Bhre Kertabhumi; bulan termakan bayangan hitam dalam penglihatan Arya Bangah dan Arya Gajah Para; dan keruntuhan gapura istana Kerajaan Keling ketika menyambut saudagar Tiongkok. Metode yang digunakan adalah metode semiotik dengan penyajian hasil berupa paparan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menyingkap peristiwa yang tidak terpublikasikan selama ini, khususnya terkait masalah asmara Raja Bhre Kertabhumi dengan selir dari Cina yang bernama Siu Ban Ci. Kelima penanda tersebut berkorelasi dengan masalah asmara yang secara perlahan, tetapi pasti menjadi faktor yang memperlemah kejayaan Majapahit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelima penanda tersebut mengandung makna petaka besar untuk kerajaan.

[Understanding the Signs of Majapahit Kingdom's Destruction in the Novel Sabda Palon Pudarnya Surya Majapahit: The Tragedy of Chinese Concubine Love ] This research discusses five important markers in the novel Sabda Palon Pudarnya Surya Majapahit which correlate with the collapse of the kingdom after being led by Bhre Kertabhumi. That five markers are; the watermelon red moon; a set of stars circling the red moon; the shadow of the Kedathon Majapahit fire in the Bhre Kertabhumi semedhi; months consumed by black shadows in the sight of Arya Bangah and Arya Gajah Para; and the collapse of the royal palace gate of Keling when welcoming Chinese merchants. The method used is was a semiotic method with the results presentation in the form of descriptive analytical exposures. The results showed that this novel uncovered the unpublished events so far, especially related to the romance problem that struck Raja Bhre Kertabhumi with his concubine from China named Siu Ban Ci. The five markers correlate with the problem of romance which slowly but surely becomes a factor that weakened the triumph of Majapahit under the reign of Bhre Kertabhumi. This research concludes that the five markers contain great disasters for the kingdom.

Keywords: red moon;meaning; Sabda Palon; disaster love


Keywords


bulan merah; pemaknaan; Sabda Palon; petaka cinta

Full Text:

PDF

References


Agusta, I. (2008). BEDAH BUKU : Teori Kekuasaan, Teori Sosial, dan Ilmuwan Sosial Indonesia. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 2(2), 265–276. https://doi.org/ 10.22500/sodality.v2i2.5881

Ariyati, R. A., & Nuqul, F. L. (2016). Gaya Cinta (Love Style) Mahasiswa. Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 13(2), 29. https:// doi.org/10.18860/psi.v13i2.6439

Basid, A., & Imaduddin, M. F. (2017). Ideologi Cinta dalam Cerpen “Dalam Perjamuan Cinta” Karya Taufik Al-Hakim Perspektif Strukturalisme Genetik. Haluan Sastra Budaya, 1(2), 115–129.

Ben-Ze’ev, A., & Goussinsky, R. (2008). In the Name of Love: Romantic Ideology and It’s Victims. Oxford Scholarship Online.

Budiarjo, M. (2003). Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Dewi, S. T. S. (2017). Makna Cinta dalam Kumpulan Puisi Wakanashu karya Shimazaki Toson Berdasarkan Teori Struktural-Semiotik. Japano-logy, 5(2), 226–240.

Efendy, R. T., Waluyanto, H. D., & Zacky, A. (2013). Perancangan Buku Novel Ilustrasi Berjudul “Peran Putri Champa dalam Kerajaan Majapahit.” Jurnal DKV Adiwarna, 1(2), 1–12.

Farhah, E., Muslifah, S., & Ahmadi, R. (2014). Pemikiran Kritis Ibnu Chazm al-­Andalusy tentang Konsep Cinta dalam Teks Thuaqul-Chamamah Fil-Ilfah Wal-Ullaf. Atavisme, 7(2), 206–216.

Fatma, S. D. (2019a). Politik Kekuasaan Girisawardhana Dalam Novel Sabdo Palon Pudarnya Surya Majapahit Karya Damar Shashangka. Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra, 1(1). https://doi.org/10.25077/majis.1.1.5.2019.

Fatma, S. D. (2019b). Realisme Magis dalam Novel “Sabda Palon Pudarnya Surya Majapahit” Karya Damar Shashangka. (Tesis). Univertas Andalas, Padang.

Fromm, E., & Yusuf, C. F. (1988). Psikoanalisa dan Agama. Jakarta: Atisa.

Irnawati. (2019). Hegemoni Kekuasaan dalam Novel “Ini Kali Tak Ada yang Mencari Cinta” Karya Sergius Sutanto (Pendekatan Antonio Gramsci). (Tesis). Universitas Nege-ri Makassar.

Mualli. (2012). Nilai-Nilai Cinta dalam Novel “Qais dan Laila” Karya Nizami Fanjavi. Jurnal UNM, 10, 1–13.

Nugroho, S. W. (2018). Romansa Cinta Pramugari, Suatu Tinjauan Psikologi Kepribadian dalam Novel Cinta di Atas Awan Karya Glenn Alexei. (Skripsi). Universitas Diponegoro, Semarang.

Rosa, S. (2017). Ideologi Berkabut: Gelar Adat dan Mitos Masyarakat Minangkabau. Padang: Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK) Universitas Andalas.

Setiawan, Y. (2014). Kesempurnaan Cinta dan Tipe Kepribadian Kode Warna. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 3(01), 90–96. https:// doi.org/ 10.30996/persona.v3i01.373

Shashangka, D. (2016). Sabda Palon: Pudarnya Surya Majapahit (S. Gh, Ed.). Banten: Dolphin.

Sternberg, R. J. (1997). Construct Validation of a Triangular Love Scale. European Journal of Social Psychology, 27, 313–335.

Tillich, P. (2004). Cinta, Kekuasaan dan Keadilan: Makna Dasar dan Implikasi Etis Terjemahan Muhammad Hardani. Surabaya: Pustaka Eureka.

Wahyuningsih, R. (2017). Makna Ideasional Kata ‘Cinta’ dalam Novel

“London” Karya Windry Ramadhina dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Universitas Mataram.

Wisnuwardhani, D. (2017). Hubungan Interpersonal. Dalam Psikologi Sosial (hlm. 86–98). Jakarta: Salemba Humanika.

Wortman, C. B., Loftus, E. F., & E, M. (1992). Psychology (4th ed.). New York: McGraw-Hill.

Yani, W. F. (2018). Cinta Kasih Dalam Novel “Kereta Api Terakhir dari Paris” Karya Mira W. (Skripsi). STKIP PGRI Sumatera Barat.

Yanti, C. S. (2015). Religiositas Islam Dalam Novel Ratu Yang Bersujud Karya Amrizal Mochamad Mahdavi. Jurnal Humanika, 3(15), 22–27. https://doi.org/10.2527/2004.8213_supplE162x

Yulianingsih, Y. (2012). Strategi Coping pada Remaja Pasca Putus Cinta. (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.




DOI: https://doi.org/10.24257/atavisme.v23i1.590.44-61

Article metrics

Abstract views : 107 | views : 37

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats