Unsur Budaya Material dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari

Miftahurohmah Hikmasari(1*), Wening Sahayu(2)

(1) Universitas Negeri Yogyakarta
(2) Universitas Negeri Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


This research aims to classify and describe the material culture elements contained in Okky Madasari’s novel Entrok. The research problem includes the classification of material culture elements which only exist in Indonesia, and most of them are related to Javanese culture. This research was a qualitative descriptive research. The data were in the form of words and phrases obtained from Okky Madasari’s Entrok. The result showed that there were six elements of material culture. The most commonly found material culture element was food, the second was house, the third was clothes, and the least found were vehicle, daily equipment, and art tool. The use of material culture elements in literary works, such as novel, not only improves the aesthetic value of the work, but also can be used as a media of education, so that the literary work enthusiasts can recognize better and are able to preserve the cultures in Indonesia.


Keywords


cultural elements; material culture; novel

Full Text:

PDF

References


Abdullah, I. (2015). Konstruksi dan Re-produksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diperoleh tanggal 12 September 2019 dari https://kbbi.kemdikbud. go.id

Balai Konservasi Borobudur.(2018). Stupa Candi Borobudur. Diperoleh tanggal 12 September 2019 dari https://kebudayaan.kemdikbud.go. id/ bkborobudur/stupa/

Budiwiyanto, J. (2005). Tinjauan Tentang Perkembangan Pengaruh Local Genius dalam Seni Bangunan Sakral (Keagamaan) di Indonesia. Ornamen: Jurnal Kriya Seni ISI Surakarta, 2(1), 24-35.

Corporate Borobudurpark. (2017). Borobudur. Diperoleh tanggal 12 September 2019 dari http://borobudur park.com/temple/borobudur/

Dwiningrum, S.I.A., Sepriarti, S.W., & Widyaningsih. (2013). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar: Pendekatan Problem Solving dan Analisis Kasus. Yogyakarta: UNY Press.

Erman, E. dan Saptari, R. (2013). Dekolonisasi: Buruh Kota Pembentukan Bangsa. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Gardjito, M., Putri, R.G., Dewi, S. (2017) Profil Struktur Bumbu dan Bahan dalam Kuliner Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hanggit, C. (2018). Wajib Tahu, Makna Filosofis yang Terkandung dalam Nasi Kuning. Diperoleh tanggal 17 September 2019 dari https://www. goodnewsfromindonesia.id/2018/11/03/wajib-tahu-makna-filosofis-yang-terkandung-dalam-nasi-kuning

Koentjaraningrat.(2010). Manusia dan Kebudayaan. Jakarta: Djambatan.

Liliweri, A. (2014). Pengantar Studi Kebudayaan. Bandung: Penerbit Nusa Media.

Madasari, O. (2015). Entrok. Jakarta: Gramedia.

Mubah, A.S. (2011). Strategi Meningkatkan Daya Tahan Budaya Lokal dalam Menghadapi Arus Globalisasi. Jurnal Universitas Airlangga: Masyarakat, Kebudayaan, dan Politik, 24 (4), 302-308.

Newmark, P. (1988). A Textbook of Translation. England: Prentice HaH International vUIO Ltd.

Nuraeni, H.G., & Alfan, M. (2013). Studi Budaya Indonesia. Bandung: CV Pustaka Setia.

Putra, C.R.W., & Sugiarti.(2019). Ekologi Budaya dalam Novel Lanang Karya Yonathan Rahardjo. Atavisme, 22(1), 113-127. (doi: 10.24257/atavisme. v22i1.515.113-127)

Sahayu, W. (2014). Penanda Jenis Kelamin Pada Nama Jawa dan Nama Jerman. Litera: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 13(2), 338-348.

Sapitri, R.A. (2017). Ketidakadilan Gender Pada Perempuan dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMA. (Skripsi). UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Setyorini, R. (2017). Diskriminasi Gender dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari: Kajian Feminisme. Desain: Jurnal Universitas Indraprasta PGRI, 04(03), 291-297.

Sugiarti. (2017). Kajian Ekobudaya pada Novel Tirai Menurun Karya Nh. Dini. Atavisme, 20(1), 110-121 (10.24257 /atavisme.v20i1.277.110-121).

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulastri, S. (2017). Unsur-unsur Budaya Dayak Iban dalam Novel Keling Kumang Karya Ray Masri Sareb Putra. Jurnal Pendidikan Bahasa, 6(1), 37-50.

Swadayani, D.,Wiyatmi, Ari N., Nurhadi BW. (2014). Mengenal Budaya Eropa Melalui Novel-novel Mutakhir. Yogyakarta: Kanwa Publisher.

Uhi, J.A. (2016). Filsafat Kebudayaan: Konstruksi Pemikiran Cornelis Anthonie van Peursen dan Catatan Reflektifnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yayasan Sastra Lestari. Kamus Leksikon. Diperoleh tanggal 12 September 2019 dari https://www.sastra.org/leksikon.

Yayasan Sastra Lestari. Bausastra: Kawi-Jarwa. Diperoleh tanggal 17 September 2019 dari https://www.sastra. org/bahasa-dan-budaya/kamus-dan-leksikon/226-kawi-jarwa-dirjasupraba-1931-1263

Wicaksono, B. (2017). Analisis Peran dan Kedudukan Perempuan dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari.(Skripsi). Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.

Wulansari, F. (2012). Wacana Perempuan dalam Novel Entrok (Analisis Wacana Kritis Tokoh Marni dan Rahayu dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari). (Skripsi). Universitas Airlangga, Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.24257/atavisme.v22i2.586.200-216

Article metrics

Abstract views : 126 | views : 77

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats