Kondisi Kejiwaan Para Tokoh dalam “Kānat Hiyal­‐Adh’āf” Karya Nawal El Sa’dawi

Sangidu Sangidu(1*)

(1) UNIVERSITAS GADJAH MADA
(*) Corresponding Author

Abstract


Cerita pendek (al-qish-shatul-qashîrah) berjudul “Kānat Hiyal-Adh’āf” karya Nawal El Sa’dawi berisi keresahan, kesedihan, dan tekanan-tekanan psikologis yang dialami oleh masya-rakat, khususnya para perempuan Arab karena adanya budaya tes keperawanan yang dipandang sebagai aib. Dengan demikian, masalah yang menjadi fokus penelitian ini adalah bagaimanakah kondisi psikologis para tokoh dalam cerpen “Kȃnat Hiyal-Adh’ȃf”? Tujuan penelitian ini adalah mengungkap kondisi psikologis para tokoh dalam cerpen tersebut. Hasil penelitian ini menunjuk-kan bahwa para tokoh (Mempelai Laki-Laki, Mempelai Perempuan, Ibu Mempelai Laki-Laki, dan Ayah Mempelai Perempuan) mengalami kecemasan dan ketidakstabilan jiwa dengan penyebab yang berbeda dalam menghadapi budaya tes keperawanan. Hanya tokoh Ibu Mempelai Laki-Laki yang tidak cemas karena jiwanya kuat. Simpulan penelitian ini dapat dikemukakan bahwa kondisi kejiwaan yang dialami oleh masing-masing tokoh yang berkaitan dengan id, ego, dan superego antara tokoh yang satu dan tokoh lainnya berbeda-beda.


A short story (al-qish-shatul-qashîrah) entitled “Kānat Hiyal-Adh’āf” written by Nawal El Sa’dawi contains psychological unrest, sadness, and pressures experienced by the community, especially Arab women. The culture of virginity test is regarded as a disgrace and psychological pressure for women in general and Arab women in particular. Therefore, to reveal the characters’ psychological condition related to the culture of virginity test for Arab women in the short story “Kānat Hiyal-Adh’āf”, a psychological approach and method is needed. Psychological approach is a discipline which regards that literary works contain psychological elements. The method of psychological approach describes the characterization of the characters in the work in question. This study concludes that each character experiences different psychological condition related to id, ego, and superego.

Keywords


psikologi sastra; selaput dara; perawan; karakter

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24257/atavisme.v19i2.254.236-250

Article metrics

Abstract views : 623 | views : 392

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats