Multiple Personalities: Childhood Unresolved Conflicts and Trauma In Clark’s All Around The Town

Fatma Hetami(1*)

(1) Departemen Sastra Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang, Gedung B3, Kampus Sekaran, Gunung Pati, Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


This paper is aimed at describing how multiple personalities as the unresolved childhood conflict and trauma are revealed in Clark’s All Around the Town. The novel is analyzed by using psychological approach. It is based on the assumption that any work of literature always deals with human life in terms of his personality structure and psychological condition. The results indicate that as a character, Laurie Kenyon is around and developing. It can be seen from her various traits. In one, she is smart and sweet. But on the other hand, she is anxious and gets afraid easily. As an individual, Laurie’s Id is weak. Her Super-ego, which appears as forms of traumatic experience and unresolved childhood conflict, are embedded strongly in Laurie’s personality. Therefore, she tries to create her ego in the form of multiple personalities to help her out of her problems.

Abstrak:
Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kepribadian ganda sebagai akibat trauma dan konflik masa kecil yang tidak teratasi muncul pada novel All Around the Town Karya Marry Higgins Clark. Novel ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Hal tersebut didasarkan pada asumsi bahwa semua karya sastra selalu berhubungan dengan kehidupan manusia khususnya kepribadian dan kondisi psikologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagai tokoh, Laurie Kenyon memiliki karakter bulat dan dinamis. Hal ini bisa dilihat dari sifat-sifat yang dimilikinya serta bagaimana kepribadian Laurie berubah dari awal sampai akhir cerita. Di satu sisi Laurie merupakan gadis yang cerdas dan manis. Namun di lain sisi, ia juga pencemas dan penakut. Sebagai individu, Laurie memiliki id yang lemah. Super ego berupa pengalaman trauma dan konflik yang tidak teratasi semasa kecil terlalu kuat tertanam dalam diri Laurie, sehingga ia berusaha menciptak an ego dalam bentuk kepribadian ganda untuk membantunya lepas dari masalah yang dihadapinya.

Kata-Kata Kunci: masa kecil; konflik; trauma; kepribadian ganda

Keywords


childhood; conflicts; trauma; multiple personalities

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24257/atavisme.v14i1.104.75-86

Article metrics

Abstract views : 1114 | views : 516

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ATAVISME INDEXED BY:

   

ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Visit Number:

View My Stats